Tutorial Desain Poster

Tutorial Desain Poster yang Benar agar Menarik

 

Sama halnya dengan banner, poster juga merupakan media untuk menyebarkan informasi dan iklan. Kalau kalian mengamati banyak sekali perusahan-perusahaan atau instansi yang mengadakan lomba poster. Cara pembuatanyapun beragam. Ada yang menggunakan media manual dan ada juga yang menggunakan media bantu software. Yang jelas adalah pesan dari poster harus tersampaikan dengan jelas. Agar pesan dari poster dapat tersampaikan dengan jelas, kami membuat tutorial desain poster untuk membantu kalian yang ingin mendalami desain poster.

Membuat poster memang kreatifitas masing-masing. Tetapi membuat poster yang simpel dan menarik akan membantu untuk mudah dibaca dan dipahami. Kebanyakan orang menggunakan photoshop dalam membuat poster, karena Photoshop memiliki banyak fitur.

Selain untuk mengedit foto dan gambar yang bertipe raster dan bitmap. Aplikasi ini juga berfungsi untuk mempercantik Gambar, merekayasa gambar, dan membuat desain gambar. Bukan hanya itu saja masih ada keunggulan dari aplikasi photoshop. Keunggulannya yang lain adalah dengan cara mengubah tampilan atau menggabungkan gambar-gambar yang berbeda agar terlihat seperti asli dan kadang bisa menipu penglihatan mata kita secara sekilas. Fungsi photoshop dalam membuat gambar adalah dengan menciptakan objek baru seperti logo, spanduk, brosur, dan poster.

Desain Poster agar Menarik

1. Tentukan Tema dan Tujuan

Tentukan judul atau tema dari poster yang akan dibuat, apakah Anda akan membuat poster pendidikan, poster kegiatan atau poster iklan kemasyarakatan. Pikirkan desain seperti apa yang akan dibuat untuk menarik perhatian orang.

Tentukan juga tujuan pembuatan poster, apakah Anda ingin orang datang ke suatu acara, membeli produk Anda atau mengajak orang untuk melakukan atau meninggalkan sesuatu. Misalnya, mengajak untuk hidup bersih atau mengajak orang berhenti buang sampah sembarangan.

2. Merumuskan Pesan yang Ingin Disampaikan

Apalah gunanya membuat poster jika pesan yang ingin disampaikan tidak sampai dengan baik kepada para pembaca. Merumuskan pesan berguna agar Anda tahu hasil apa yang ingin dicapai ketika orang membaca poster yang dibuat.

Tutorial desain Poster

 

3. Membuat Kata-Kata yang Menarik

Buatlah kata-kata singkat, jelas, dan padat yang dapat diingat orang secara langsung, meski hanya dilihat sepintas.  Jangan menggunakan bahasa yang bertele-tele yang tidak langsung mengarah pada inti pesan.

Bahasa yang digunakan sebisa mungkin jangan terlalu kaku dan formal. Gunakan bahasa sehari-hari sesuai target pembaca. Gunakan pula bahasa persuasif atau yang sifatnya mengajak.

4. Proses Pembuatan Poster

Gunakan gambar pendukung dan kombinasi pewarnaan pada tampilan poster, padukan dengan slogan yang telah dirumuskan sebelumnya. Proses ini menuntut skill dari pembuat poster atau desainer grafis.

Membuat poster tidak bisa dilakukan secara asal, ada teori-teori tertentu yang harus dipahami agar poster terlihat menarik, mulai penentuan warna, pembuatan gambar animasi, penggunaan grid, highlight, negative space, serta tata letak desain.

5. Pemilihan Media

Setelah proses pembuatan poster selesai, selanjutnya poster harus dicetak pada kertas atau kain. Gunakan bahan yang tidak cepat pudar atau rusak.

Untuk proses pemilihan media cetak, sebaiknya Anda berkonsultasi pada orang-orang di percetakan karena mereka lebih paham tentang hal tersebut.

Selain memilih media untuk pencetakan poster, Anda juga harus berpikir di media apa poster akan diletakan, apakah di dinding, seng atau papan yang luas. Kemudian, di mana poster tersebut akan diletakan, apakah di persimpangan jalan, di gang, di halte atau di tempat umum lain.

Sebagai tambahan, pikirkan juga dampak setelah peletakan poster. Jangan sampai poster yang ditempelkan malah merusak atau merusak pemandangan di lingkungan masyarakat.

 

Baca Juga cekini.com

Konsultan IT dan Digital Marketing Jogja

Leave a Reply

Your email address will not be published.