Tips Sukses Wawancara

Tips sukses wawancara – Melamar sebuah pekerjaan adalah hal yang banyak orang lakukan untuk saat ini.  Apa lagi ketika kita mendapat panggilan untuk wawancara, pasti hal tersebut  sangat menyenangkan.  Wawancara adalah gerbang untuk seseorang mendapatkan pekerjaan. Sukses dalam melakukan wawancara berarti sukses dalam mendapatkan posisi di suatu perusahaan.   Saat melakukan wawancara kesan pertama adalah hal yang sangat penting.  Suka tidak suka atau mau tidak mau kamu harus memberikan kesan menarik saat melakukan wawancara dengan pewawancara.  Mencari pekerjaan itu susah, banyaknya persaingan juga meningkatnya kriteria sebuha perusahaan untuk memperoleh karyawan baru membuat  kita harus mempersipkan segala sasuatu tersebut dengan teliti dan seksama. Hal yang perlu diperhatikan setelah mengirim lamaran kerja serta CV yang bagus adalah tahap wawancara.  Masalahnya adalah banyak orang yang sudah lulus ujian tetapi gagal dalam tahab interview atau wawancara.  Wawancara adalah hal yang harus dipelajari dengan baik. Terutama bagi para pemula yang ingin melamar pekerjaan. Sebab, dalam menjawab setiap pertanyaan, ada beberapa soal jebakan yang bisa membuat si pewawancara tak tertarik untuk mengajak kamu bekerja di perusahaannya. Lantas, kira-kira apa saja langkah-langkah atau tips sukses wawancara kerja yang tepat dan benar?

Buat  kamu yang masih pemula dalam mencari pekerjaan, tips sukses wawancara kerja adalah tips yang tak bisa ditinggalkan begitu saja. Pasalnya, kalau sampai salah jawab atau tak tahu harus jawab apa maka akan memberikan efek yang fatal. Selain itu, tips sukses wawancara kerja itu sebenarnya mudah namun justru akan terasa sulit ketika benar-benar dihadapkan oleh si pewawancara. Bahkan, tak jarang ada yang sudah mempersiapkan jawaban saat wawancara namun langsung lupa begitu saja ketika diwawancarai. Ingat kawan! Tips sukses wawancara itu bukan tentang menghapal apa yang akan dijawab tapi strategi untuk menghadapi pertanyaan dari si pewawancara.  Untuk itu kamu yang mendapat panggilan wawancara jangan terlampau senang hingga melupakan cara mempersiapkan diri untuk wawancara.  Bagi seorang pemula pastikan akan merasakan perasaan campur aduk antara senang dan grogi. Hal ini wajar karena ini pengalaman pertama baginya. Tapi ingat, hal tersebut jangan sampai mempengaruhi proses wawancaramu. Maka ssinkirkanlah perasaanitu dan mulai mepersipakan beberhal atau tips sukses wawancara.

Datang tepat waktu.

Sejak masa sekolah,kamu sudah terlalu sering mendengar kalimat ini, “Datang tepat waktu.” Bisa diartikan bahwa jikakamu datang lebih awal, itu berartikamu tepat waktu. Jangan datang terlalu mepet. Sebaiknya,kamu datang sekitar 15 – 30 menit lebih awal. Waktu sisa itu dapatkamu pergunakan untuk merapikan penampilan, menyiapkan bahan yang hendakkamu diskripsikan nanti, dan memantapkan mentalkamu. Jangan bergadang dan jangan lupa untuk sarapan sebelum berangkat. Jika ini adalah wawancara mengenai pekerjaan impiankamu, wajar jikakamu tegang dan gugup sehingga dengan datang lebih awal,kamu bisa menenangkan diri sejenak. Santai saja dan jadilah dirikamu sendiri.

Pakaian yang rapi adalah wajib

Penampilankamu mungkin bukan menjadi penentu apakahkamu diterima atau tidak, namun akan memainkan peran besar terhadap penilaian orang lain terhadap kepribadiankamu – terutama kesan pertama. “Kesan pertama itu memang penting. Maka banyak orang mengatakan, Dress for success. Itu benar adanya dan masih berlaku sampai sekarang,” ujar Gloria. Jikakamu datang dengan penampilan rapi, formal, lengkap dengan portofolio dan CV yang tersusun rapi, itu akan memperlihatkan sikap profesionalkamu. Berpakaian yang rapi juga berartikamu menghormati pewawancarakamu. Sesuaikan juga pakaiankamu dengan posisi yangkamu lamar. Jikakamu melamar di dunia perbankan,kamu bisa memakai pakaian yang formal. Misalnya kemeja, dasi, celana berbahan, dan pantofel. Jikakamu melamar di dunia pekerjaan kreatif,kamu bisa menggunakan pakaian yang lebih kasual, tetapi tetap sopan.

Bersikap baik pada si resepsionis.

Orang yang berada di depan mungkin bukan seorang hiring manager. Namun, bukan berarti kesannya terhadapkamu bukan suatu masalah. Faktanya, beberapa perusahaan secara khusus memberikan instruksi kepada resepsionis untuk melapor bagaimana sikap para pelamar kerja selama menunggu. Jadi, penting untuk bersikap sopan padanya.

Mencari Info tentang Perusahaan Calon Tempat Kerja

Setelah mendapat panggilan untuk wawancara jangan terlalu senang dulu. Hal yang harus dilakukan adalah mencari tahu tentang perusahaan yang kamu lamar.  Selain itu juga perdalam  posisi yang kamu lamar. Bukan hanya informasi umun, namun juga hal  yang paling mendetail dengan perusahaan. Sehingga kamu bisa menyesuaikan skillmu dengan perusahaan tersebut.

Ketahui karakter kamu sendiri

Apa yang ada di benak Kamu saat tim HRD bertanya tentang diri sendiri? Apakah gambaran positif atau negatif? Hati-hati, pertanyaan ini bertujuan untuk mengetahui karakter dasar Kamu. Karakter seorang pekerja merupakan aspek penting bagi perusahaan. Calon pekerja yang berkarakter kuat tentunya akan menarik perhatian pemberi kerja. Terutama jika karakter  sesuai dengan nilai-nilai perusahaan. Oleh sebab itu pilihlah 3 kata yang dapat mendeskripsikan diri Kamu. Sesuaikan dengan posisi pekerjaan yang dilamar. Berikan gambaran karakter  yang sesuai dan pilih kata-kata positif. Misalnya yaitu jujur, pekerja keras, antusias, berkomitmen tinggi, mudah bekerjasama, komunikator yang baik, dan lain sebagainya. Pastikan karakter yang disebut memang sesuai dengan karakter kamu sesungguhnya.

 Mencari alasan yang kuat ketika ingin bergabung disuatu perusahaan

Saat ditanya apa alasan kamu bergabung dengan perusahaan kami? Kebanyakan orang tentunya akan menjawab suasana kerja yang lebih nyaman dan gaji yang tinggi. Jangan terkecoh! Pertanyaan ini merupakan usaha untuk mencari motivasi  yang sesungguhnya. Setiap perusahaan lebih menginginkan pekerja yang loyal. Oleh sebab itu pastikan jawaban yang diberikan bukan jawaban remeh seperti kenaikan gaji. Apalagi jika sampai mengutarakan ketidaknyamanan  di perusahaan sebelumnya. Perusahaan yang baru tentu akan menilai Kamu adalah orang yang tidak mau bekerja keras. Sebaiknya jawab pertanyaan ini dengan alasan-alasan positif. Misalnya karena ingin berkontribusi lebih dalam menyalurkan bakat. Atau lebih karena posisi yang dilamar sesuai dengan latar belakang pendidikan. Pastikan bahwa alasan bergabung lebih karena motivasi yang membangun.

Jawab dengan Bahasa Santai Namun Tegas

Selain itu, tips sukses wawancara kerja yang harus pemula lakukan yaitu bersikap tegas. Tunjukkan hal tersebut saat menjawab setiap pertanyaan yang diajukan oleh si pewawancara. Dan, jangan lupa ketika menjawab pertanyaan, usahakan untuk selalu tersenyum sehingga aura optimis terpancar dari wajah Kamu.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *