Kuliah kedinasan Jogja

Mungkin banyak orang yang tidak paham dengan sekolah dinas dengan sekolah ikatan dinas.  Kalian  tahukan PTN dan PTS. Kedua hal ini bukan ssuatu yang baru lagi bagi kita semua. tentunya sudah banyak yang tahu secara prosedur, proses dan prospek jika terkait PTN maupun PTK. Namun justru ada yang menarik jika pembahasan nya ,tentang Pergurunm Tinggi Kedinasan (PTK). Perguruan Tinggi Kedinasan (PTK) biasa juga disebut sekolah tinggi kedinasan.Disebut sekolah tinggi kedinasan, karena sebagian besar bahkan hampir semua nama perguruan tinggi kedinasan diawali dengan SEKOLAH TINGGI. Misalnya Sekolah Tinggi Akuntansi Negara, Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia, Sekolah Tinggi Ilmu Statistik, dan lain-lainnya. Namun dalam kurun waktu dekat ini sudah ada sebagian yang berubah namanya ,sesuai dengan arahan dari Kementerian Ristek-Dikti tentang Status dan Nama perguruan Tinggi.Seperti Poltekip dulunya AKIP,Polteknik dulunya AIM,STMKG dulunya AMG ,Poltek Keuangan STAN dulunya STAN,IPDN dulunya STPDN.

Sekolah Tinggi Kedinasan atau yang akrab disebut sekolah kedinasan tersebut terbagi menjadi dua yaitu Sekolah Kedinasan Ikatan Dinas dan Sekolah Kedinasan Non Ikatan Dinas. Sederhananya adalah sekolah kedinasan terdiri dari yang ikatan dinas dan ada yang non-ikatan dinas. Sekolah kedinasan adalah hal familiar sekolahnya, dan ikatan dinas merupakan statusnya.Pengertian sederhana dari sekolah kedinasan adalah perguruan Tinggi atau sekolah Tinggi yang dikelola atau berada dibawah naungan kementerian/Badan/Lembaga Pemerintah yang sebagian atau seluruh biayanya ditanggung oleh yang menaungi.

Sedangkan Ikatan Dinas adalah status sekolah kedinasan yang melekat pada masa depan alumninya. Jika status sekolah kedinasan tersebut adalah ikatan dinas, artinya adalah setelah menyelesaikan pendidikan, alumni tersebut akan diangkat menjadi pegawai (Aparatur Sipil Negara) di kementerian/badan/lembaga yang menaungi. Sebaliknya, jika statusnya non ikatan dinas, itu artinya bahwa jika mahasiswa telah menyelesaikan pendidikan, mereka hanya akan diberi ijazah sama dengan perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi Swasta. Untuk saat ini ada 9 sekolah kedinasan yang berstatus Ikatan Dinas sesuai dengan peraturan dari KEMENPAN-RB ,yang perlu diketahui.

1.STIN (sekolah tinggi intelejen Negara ) sekolah dibawah naungan Badan Intelejen Negara

2.IPDN (Institut Pemerintahan Dalam Negeri ) dibawah kementerian Dalam Negeri

3.Poltek Keuangan STAN dibawah naungan Kementerian Keuangan RI,

4.Poltekim (Politeknik Imigrasi),

5.Poltekip(Polteknik Ilmu Pemasyarakatan) dibawah Kementerian Hukum Dan HAM ,

6.STIS (Sekolah Tinggi Ilmu Statistik) dibawah Badan Pusat Statistik ,

7.STTD(Sekolah Tinggi Transportasi Darat) dibawah kementerian Perhubungan

8.STSN(Sekolah Tinggi Sandi Negara)dibawah Badan Syber Dan Sandi Negara

9.STMKG(sekolah tinggi metereologi, Klimatologi dan Geofisika ) dibawah Badan Metereologi

Klimatologi dan Geofisika /BMKG.

Kesembilan sekolah tersebut ,selama pendidikan biaya seluruhnya ditanggung oleh negara bahkan ada beberapa sekolah kedinasan tersebut mendapatkan uang saku tiap bulannya untuk mahasiswa/Inya .Dan untuk Sekolah Kedinasan non Ikatan Dinas pun bukan berarti setelah lulus tidak langsung kerja. Lulusan Kedinasan non Ikatan Dinas ,mereka tetap berpeluang kerja di lembaga/badan/instansi yang menanungi sekolah kedinasan tersebut . Hanya saja tidak bisa langsung menjadi ASN . Mereka harus bekerja dengan status kerja tertentu terlebih dahulu. Dan ketika ada peluang untuk menjadi ASN di lembaga/badan/instansi tersebut ,bisa untuk mengikuti test CPNS dan tidak jaminan juga lolos

Ketika  kamu ingin memilih PTK yang sesuai denganmu kamu harus mengetahui beberapa hal.  Beberapa  hal ini akan menjadi senjata kamu agar bisa masuk PTK yang kamu inginkan. Harus mengetahui jadwal tes yang benar. Kalian juga harus membedakan jenis tes untuk PTN dan PTK. Ada beberapa PTK yang menerapkan beberapa tes, seperti tes akademik, tes psikologi, tes tertulis, wawancara, dan tes kebugaran. Dan ada juga yang mengharuskan kamu lolos tes kompetensi dasar, tes kesehatan, tes psikologi, integritas dan kejujuran, hingga tes pantukhir. Setelah itu cari tahu, berapa peluang kamu masuk ke PTK tersebut. Ketika kita mengetahui animo peserta tahun lalu dan tahun sekarang kamu bisa berkompetisi dengan perkiraan yang telah kamu buat. Ada beberapa sekolah kedinasan yang menjadikan tes fisik syarat yang wajib. Mereka ingin bisa mendapatkan mahasiswa yang tak hanya berkompenten di kepintarannya saja, tetapi juga kuat jasmaninya.

Lalu kuliah kedinasan Jogja apa saja? Sudah banyak sekolah kedinasan di jogja yang bisa kamu pilih. Apabila kamu memang tidak ingin terlalu jauh pergi dari kota sendiri. Kamu bisa memilih beberapa tempat kuliah kedinasan jogja berikut ini.

AAU (Akademi Angkatan Udara)

Akademi Angkatan Udara atau di singkat sebagai AAU berdiri sejak tahun 1965 di bawah naungan TNI Angkatan Udara dan di pimpin oleh Gubernur Akademi Angkatan Udara. Sekolah ini bertujuan dan bertugas untuk mencetak calon perwira Angkatan Udara yang tangguh dan profesional. Pusat pendidikan AAU terletak di Jalan Laksda Adi Sucipto KM 10, Yogyakarta. Pendidikan di Akademi Angkatan Udara ini menggunakan sistem pendidikan Tri Tungga Terpadu yang meliputi pengajaran, Jasmani militer dan latihan, serta berperan untuk menghasilkan perwira dengan pangkat Letnan Dua. Untuk tingkat pendidikan dalam AAU memiliki 5 tingkat dengan jenjang pendidikan berbeda, yakni:

  • Prajurit Karbol tingkat 1 dengan masa pendidikan selama 4 bulan.
  • Kopral Karbol tingkat 1 dengan masa pendidikan selama 9 bulan.
  • Sersan Karbol tingkat 2 dengan masa pendidikan selama 12 bulan.
  • Sersan Mayor Dua Karbol tingkat 3 dengan masa pendidikan selama 12 bulan.
  • Sersan Mayor Satu Karbol tingkat 4 dengan masa pendidikan 12 bulan.

Polteknes Kemenkes (Politeknik Kesehatan Kementrian Kesehatan Yogyakarta)

POLTEKES KEMENKES Yogyakarta telah berdiri sejak tahun 2001 di bawah asuhan kementrian Kementrian Kesehatan dengan jenjang pendidikan diploma III hingga diploma IV. Sekolah teknik kesehatan ini mempersiapkan putra putri Yogyakarta untuk menjadi sumber daya manusia yang ahli dan profesional dalam bidang kesehatan. Lembaga pendidikan ini berada di jalan Tatabumi No. 3 Banyuraden, Gamping, Sleman Yogyakarta. POLTEKES KEMENKES Yogyakarta di pimpin oleh seorang Direktur yang berada di bawah struktural organisasi Kepala Badan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (PSDM). Berikut ini beberapa jurusan yang ada di tempat kuliah kedinasan jogja ini.

  • Program Studi DIII dan D IV Analis Kesehatan
  • Program Studi DIII dan DIV Gizi
  • Program Studi DIII dan DIV Kebidanan
  • Program Studi DIII dan DIV Keperawatan
  • Program Studi DIII dan DIV Keperawatan Gigi
  • Program Studi DIII dan DIV Kesehatan Lingkungan

STTN (Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir)

Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir atau yang biasa di singkat sebagai STTN di selenggarakan oleh BATAN atau Badan Tenaga Nuklir Nasional sejak tahun 2001. Jenjang pendidikan yang di tawarkan oleh STTN adalah diploma IV atau setara dengan Strata 1. Sekolah tinggi ini di siapkan khusus untuk mencetak tenaga ahli dan profesional dalam bidang teknologi nuklir. Sekolah Tinggi Teknologi Nuklir terletak di jalan Babarsari, Yogyakarta. Pelopor berdirinya STTN adalah PATN atau Pendidikan Ahli Teknik Nuklir yang berdiri sejak tahun 1985 di bawah naungan BATAN dan memiliki jenjang pendidikan diploma III. Kemidian PATN di ubah namanya menjadi STTN dan di tambahkan jenjang pendidikan diploma IV ke dalam program studinya.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *