Itinerary Jepang

Merencana sebuah perjalan itu harus dengan pemikiran yang  matang.  Apalagi perjalanan ini lintas negara. Untuk itu Itinerary sangat dibutuhkan untuk melakukan perjalan jauh. Dengan Itinerary agenda liburanmu akan terncana dengan baik. Namun, membuat Itinerary itu juga gampang-gampang susah. Kalau amu membuatnya dengan asal-asalan dan sembarangan maka rencana liburanmu tidak akan berjalan dengan baik.  Pada dasarnya itinerary adalah sebuah perencanaan daftar kegiatan serta estimasi bujet yang akan dikeluarkan saat perjalanan. Itinerary mencakup daftar destinasi, jadwal per hari, akomodasi, transportasi, sampai keperluan lain-lain seperti belanja oleh-oleh.

Para sahabat yang ingin melakukan Itinerary Jepang,  harus benar-benar menyiapkan itinerary yang terbaik, lho. Ada dua hal yang menjadi pertimbangan, pertama adalah jarak antara tempat wisata dan yang kedua adalah transportasinya. Banyak yang salah dalam mengatur itinerarynya dan liburan jadi tidak optimal karena banyak destinasi wisata yang terlewat. Selain itu kita terlalu banyak menghabiskan waktu untuk memikirkan tempat wisata mana yang harus dikunjungi.  Padahal, jika membuat itinerary lebih rapi maka akan lebih puas dalam berlibur. Dalam  itinerary, Sahabat bisa membaginya dalam beberapa tujuan yaitu tempat wisata utama, wisata pelengkap dan wisata kuliner. Wisata utama yang dimaksud adalah tempat wisata yang sekiranya padat wisatawan dan membutuhkan banyak waktu untuk dihabiskan di sana. Sedangkan wisata tambahan adalah tempat wisata yang tidak membutuhkan banyak waktu, misalnya spot selfie, spot pemandangan dan sebagainya. Jadi itinerary dalam sehari harus dapat mencakupi wisata utama, wisata tambahan dan wisata kuliner.

Jepang adalah sebuah negara yang terkenal dengan negara matahari terbit dan  negeri sakura. Hal ini membuat jepang menjadi salah satu destinasi terbesar bagi warga Asia, khususnya Indonesia. Melakukan perjalanan lintas negara memang membutuhkan kebutuhan yang sangat banyak. Keperluan tersebut mulai dari kebutuhan paspor,  tempat penginapan, pemahaman bahasa, persiapan baju dengan musim yang berbeda, dan masih banyak lagi.  Apalagi perjalanan ini ingin kamu lakukan sendirian. Maka kamu bisa mengikuti panduan ini.

Kendala utama ketika sudah sudah ada di jepang adalah bahasa. Alangkah lebih baiknya kamu melakukan riset terlebih dahulu agar kamu tahu semua hal yang ingin kamu lakukan. Setelah itu hindarilah  warga lokal. Paling mentok bertanyalah kepada agen trafel yang ada di stasiun yang tentunya mereka bisa berbahasa inggris. Masalah kedua adalah makanan.  Lidah kita biasanya belum terbiasa dengan makan yang ada di Jepang bukan.  Memilih menu makan memang susah biasanya restoran modern di jepang sudah menggunakan bahasa Inggris. Untuk resto yang belum modern biasany ada sebuah mesin yang menunjukan gambar makanan. Kalau kamu mencari makan halal. Maka risetlah restoran terlebih dahulu sebelum membeli.  Biar liburanmu lebih sempurna perhatikan itinerary berikut ini.

  1. Sebuah Riset Itu Penting

Kalau kamu ingin mengunjungi suatu tempat ada baik kamu mengetahui seluk beluk tentang tempat tersebut. Apalagi perjalan yang kamu lakukan adalah lintas negara. Tentu pehaman tentang negara tersebut harus lebih lengkap, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak di inginkan. Cara untuk mengetahuinya kamu bisa mencarinya di Google atau mlihat review sebuah vlog yang pernah datang ketempat itu. Hal ini biasanya akan lebih mempermudahmu dalam melakukan perjalan wisata.

  1. Mengkotak-kotakan kota pilihan

Beberapa kota besar yang kamu kunjungi bisa dibagi menjadi beberapa zona berbeda. Kamu bisa melihat peta suatu kota atau wilayah secara online, kemudian menentukan zona mana yang bisa kamu kunjungi di hari yang sama. Dari suatu wilayah yang kamu kunjungi untuk liburan bisa kamu bagi menjadi empat zona berbeda. Kamu bisa menamai setiap zona sesuka hati, bisa menurut arah mata angin, atau berdasarkan atraksi yang paling ingin kamu kunjungi.

  1. Membuat jadwal kalender

Setelah mengetahui tempat dan wilayah mana saja yang ingin kamu datangi, sekarang saatnya untuk menentukan kapan kamu akan datang ke sana. Kamu bisa membuat daftar sederhana seperti halnya kamu membuat daftar tugas yang harus dikerjakan setiap hari. Kamu juga harus mengetahui informasi mengenai jam buka dari destinasi wisata yang ingin kamu datangi. Dengan begitu kamu bisa menentukan jam berapa sebaiknya kamu datang ke sana. Kamu bisa membuat daftar tempat mana saja yang ingin dikunjungi pada hari pertama, kedua, dan seterusnya. Jika ternyata ada waktu luang di satu hari yang sudah kamu buat, maka kamu bisa mengunjungi tempat wisata terdekat berdasarkan zona yang sudah kamu bagi.

  1. Jadwal tidak perlu ketat

Karena akan selalu ada kesempatan seru yang muncul ketika kamu sedang berlibur ke suatu tempat dan membuatmu tertarik untuk mengetahuinya. Tapi jangan lupa ya, kamu juga harus realistis. Kamu tentu harus tahu bahwa kamu tidak akan bisa mengunjungi semua tempat. Mungkin kamu kelelahan setelah perjalanan panjang, jadi beristirahatlah secukupnya. Jangan memaksakan kamu harus berangkat ke tempat wisata begitu kamu sampai di hotel. Selain itu ada juga faktor lain seperti penerbangan delay, macet, tempat wisata tutup, hujan, dan lain sebagainya. Jadi jangan kecewa kalau kamu tidak bisa mengunjungi suatu tempat. Masih ada kesempatan lain atau kamu juga masih bisa bersenang-senang.

Petunjuk di atas bisa membantumu melakukan itinerary denga baik dan benar. Kalau kamu berkunjung ke jepang dan lebih suka melihat perbedaan modern Jepang dan tradisionalnya kamu bisa datang ke Tokyo dan Kyoto. Kenapa? Karena dua kota ini cukup kontras dalam mewaklili Jepang. Tokyo modern, Kyoto tradisional. Tokyo orangnya terlihat buru-buru, Kyoto orangnya terlihat lebih santai. Di Tokyo banyak gedung-gedung pencakar langit, di Kyoto banyak kuil dan pegunungan. Jadi dengan mengunjungi dua kota ini, kamu bakal dapet Jepang yang cukup lengkap. Walaupun dua kota ini berjarak hampir 500 km, kamu tak perlu khawatir. Kereta cepat shinkansen bisa melesat hingga 300 km/jam sehingga memangkas perjalanan jadi 2 jam saja. Menurut saya, naik shinkansen ini jadi pengalaman yang harus kamu coba lohh kalau ke Jepang. Shinkansen memang relatif mahal. Bahkan lebih mahal dari tiket pesawat. Tapi karena kenyamanan dan ketepatan waktu, orang lebih memilih shinkansen. Nyaman karena stasiun kereta tentu berada di tengah kota. Tak perlu jalan dulu ke bandara dan melewati beberapa kali security check memang sangat tak praktis.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *